Pengembangan landmark kota terhadap landuse, Kabupaten Pringsewu

  • Panji Kurniawan
    Jurusan Arsitektur, Universitas Lampung, Jl. Prof. Soemantri Brojonegoro, Bandar Lampung 35145
  • S Novita
    Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Bidang perumahan, Lampung Tengah 34162
DOI: https://doi.org/10.23960/jpi.v3n1.77
Abstract Views (Last 12 Months)
347 Abstract Views
452 Downloads

Abstract

Landmark menjadi salah satu elemen pembentuk struktur kota yang sangat mudah diingat oleh siapapun. Kontras dengan area sekitar baik dari dimensi, posisi bahkan nilai filosofis yang dikandungnya. Tugu Bambu yang berdiri di atas sebuah lahan dengan fungsi komersial yang lahir dalam wujud Rest Area menjadi sangat signifikan kehadirannya terlebih lokasi ini dilalui oleh akses
utama yang statusnya adalah Jalan Nasional. Oleh karena itu sangat mudah mengenal area ini sebagai sebuah identitas dari Kabupaten Pringsewu. Area ini menjadi sangat unik mengingat landuse di area ini memiliki kecenderungan aktifitas yang apabila tidak memiliki regulasi yang baik, maka akan memiliki dampak yang kontraproduktif. Dominasi persawahan yang berada di sekelilingnya menjadi sesuatu yang harus tetap dijaga mengingat salah satu yang menjadi identitas Kabupaten ini juga, dan bahkan menjadi salah satu regulasi yang telah di perdakan dalam aturan konversi lahan di lokasi ini.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2022-06-26
How to Cite
Kurniawan, P., & Novita, S. (2022). Pengembangan landmark kota terhadap landuse, Kabupaten Pringsewu. Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung, 3(1), 30–35. https://doi.org/10.23960/jpi.v3n1.77