A Implementasi Automatic Meter Reading (AMR) Sebagai Solusi Monitoring Dan Manajemen Konsumsi Listrik Real-Time Pelanggan Di ULP Sungailiat
Abstract
Abstrak. Keandalan sistem pengukuran energi listrik pada pelanggan tegangan menengah berperan penting dalam menjamin akurasi transaksi tenaga listrik dan perlindungan pendapatan perusahaan. Praktik keinsinyuran ini mengevaluasi implementasi manajemen monitoring pemakaian listrik berbasis Automatic Meter Reading (AMR) pada pelanggan industri di PT PLN (Persero) ULP Sungailiat melalui studi kasus gangguan pengukuran akibat kegagalan Current Transformer (CT). Kasus terjadi pada pelanggan dengan daya kontrak 197.000 VA selama periode 3–17 Desember 2025, ketika CT Phasa T mengalami kerusakan sehingga menyebabkan sepertiga konsumsi energi tidak tercatat. Dampaknya adalah energi tidak terukur sebesar 2.459,19 kWh dengan nilai tagihan susulan sebesar Rp2.387.872,88. Evaluasi dilakukan melalui analisis data digital AMR, pemeriksaan load profile, verifikasi histori rekening, serta inspeksi teknis lapangan. Hasil praktik menunjukkan bahwa sistem AMR mampu mendeteksi anomali pengukuran secara kontinu, namun efektivitasnya belum optimal akibat ketiadaan mekanisme automated anomaly alert. Selain itu, pengelolaan risiko fisik instalasi belum terintegrasi dalam kerangka operasional yang terstruktur. Analisis akar penyebab mengidentifikasi kontribusi faktor biologis, teknis, dan manajerial terhadap kegagalan infrastruktur. Berdasarkan temuan, dirumuskan kerangka risk-based AMR monitoring management yang mencakup sistem peringatan dini digital, inspeksi fisik berbasis risiko, penguatan proteksi infrastruktur, dan prosedur rekonsiliasi terstandarisasi.
Downloads
References
IMPLEMENTASI AUTOMATIC METER READING (AMR) SEBAGAI SOLUSI MONITORING DAN MANAJEMEN KONSUMSI LISTRIK REAL-TIME PELANGGAN DI ULP SUNGAILIAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


